Plagiarism Policy

 

Plagiarism Policy

Journal of Qur’an and Hadith
Turnitin Screening
English Edition
Academic Integrity Commitment

Journal of Qur'an and Hadith strictly opposes all forms of plagiarism, unethical publication practices, and academic misconduct. The journal is committed to maintaining academic integrity and originality in scholarly publishing through compulsory similarity screening.

Maximum Threshold 20% Allowed Similarity Index
Post-Threshold Consequences
  • Returned to authors for mandatory total revision and re-phrasing.
  • Subjected to deeper editorial board evaluation and textual audit.
  • Immediate manuscript rejection without peer review option.

Scope of Misconduct & Plagiarism

 
Uncredited Copying Unacknowledged Paraphrasing Unauthorized Idea/Data Use Self-Plagiarism Duplicate Submission Data Fabrication / Falsification
Post-Publication Retraction Sanctions If violations are discovered after publication, the editorial board reserves the absolute right to retract the published article, issue formal retraction notices, and enforce measures aligned with global scholarly publishing ethical frameworks.
Edisi Indonesia
Komitmen Integritas Akademik

Journal of Qur'an and Hadith menolak dengan tegas segala bentuk plagiarisme, pelanggaran etika publikasi, dan kecurangan akademik. Jurnal berkomitmen menjaga integritas akademik dan orisinalitas dalam publikasi ilmiah melalui pengujian tingkat kemiripan berkala.

Ambang Batas Maksimal 20% Indeks Kemiripan (Similarity)
Konsekuensi Pelanggaran Batas
  • Dikembalikan kepada penulis untuk direvisi total dan diparafrase ulang.
  • Evaluasi peninjauan tekstual lebih lanjut oleh dewan editor.
  • Penolakan naskah secara langsung (immediate rejection).

Ruang Lingkup Kecurangan & Plagiarisme

 
Penyalinan Tanpa Sitasi Parafrase Tanpa Sumber Klaim Ide / Data / Gambar Self-Plagiarism Publikasi Ganda Fabrikasi / Falsifikasi Data
Sanksi Penarikan Pasca-Penerbitan Jika pelanggaran pembuktian baru ditemukan pasca-penerbitan, dewan editor memegang hak penuh untuk menarik artikel yang telah dipublikasikan (retract), menerbitkan ralat koreksi formal, serta melakukan tindakan penertiban sesuai pakem etika publikasi ilmiah nasional dan internasional.