Focus and Scope
Bahasa Publikasi Indonesia • Arab • Inggris
Frekuensi Terbit 2 Kali / Tahun (Juni & Desember)
Jurnal Hadis Indonesia (JHI) merupakan wadah publikasi ilmiah yang berfokus pada pengembangan kajian Hadis Nabi Muhammad SAW melalui pendekatan kritis, metodologis, dan kontekstual. JHI menerbitkan artikel hasil penelitian akademis yang mencakup studi teks klasik hingga dinamika integrasi hadis dengan sains dan teknologi modern guna menjawab tantangan zaman.
Bidang Kajian Utama (Scope Areas)
Ulumul HadisAREA 01
Kajian teoritis dan konseptual kaidah-kaidah keilmuan hadis klasik serta dinamika perkembangannya.
Takhrij HadisAREA 02
Penelusuran asal-usul, pemetaan jalur sanad, serta otentikasi riwayat dalam pelbagai kitab turats.
Kritik Sanad & MatanAREA 03
Analisis keshahihan transmisi periwayatan (jarh wa ta'dil) serta konfrontasi makna teks (illat & syadz).
Living HadisAREA 04
Studi antropologis dan sosiologis atas resepsi, ritual, serta praktik hidup berbasis hadis di masyarakat.
Hadis TematikAREA 05
Pengkajian isu-isu spesifik agama, sosial, hukum, dan humaniora berbasis himpunan hadis maudhu'i.
Hadis DigitalAREA 06
Studi transmisi, enkapsulasi, dan enkulturasi hadis pada media sosial, aplikasi, serta AI.
Manuskrip HadisAREA 07
Filologi dan kodikologi naskah kuno hadis, skriptorium, serta jaringan ulama/pesantren di Nusantara.
Pemikiran Tokoh HadisAREA 08
Eksplorasi kontribusi intelektual, metodologi syarah, dan pandangan kritis muhaddits klasik hingga modern.
Integrasi Sains & KontemporerAREA 09
Sinergi interdisipliner studi hadis dengan sains, ekologi, medis/kesehatan, gender, dan isu-isu global.
Hermeneutika MetodologisAREA 10
Pengembangan epistemologi, hermeneutika teks, dan teori pemaknaan hadis kontekstual masa kini.
Melalui pemetaan 10 ruang lingkup ini, Jurnal Hadis Indonesia berkomitmen memperluas wawasan akademis dan menghadirkan pemikiran-pemikiran segar yang konstruktif. Kami mengundang para akademisi, peneliti, dan praktisi untuk berkontribusi mengirimkan naskah orisinal yang memiliki kontribusi nyata bagi perkembangan literatur keislaman.