Peer Review Process
Review Method Double-Blind Peer Review
Average Duration 3 - 6 Weeks
Semua naskah yang dikirimkan ke Jurnal Hadis Indonesia (JHI) menjalani proses penelaahan sejawat secara objektif dan independen menggunakan metode Double-Blind Peer Review. Penulis dan mitra bebestari (reviewer) saling tidak mengetahui identitas masing-masing untuk menjamin kerahasiaan, keadilan, serta kualitas akademik naskah yang diterbitkan.
Review Workflow (Tahapan Penelaahan Naskah)
1
Submission & Initial Screening (Pemeriksaan Awal Editor)
Naskah yang masuk diperiksa oleh Editor Awal terkait keselarasan dengan Focus & Scope, kepatuhan pada Author Guidelines, kelengkapan administrasi, serta pemeriksaan plagiarisme/kemiripan teks (maksimal 20% via Turnitin).
2
Double-Blind Peer Review (Penelaahan Mitra Bebestari)
Naskah yang lolos seleksi awal dikirim secara anonim kepada sekurang-kurangnya 2 (dua) orang Mitra Bebestari pakar di bidangnya. Reviewer menilai aspek kebaruan (novelty), keabsahan metodologi, kedalaman pembahasan, dan kontribusi ilmiah.
3
Editorial Decision (Keputusan Dewan Redaksi)
Berdasarkan rekomendasi reviewer, Editor-in-Chief atau Handling Editor mengambil keputusan: Accept Submission, Revisions Required (Minor/Major), Resubmit for Review, atau Decline Submission.
4
Author Revision & Verification (Revisi Penulis)
Penulis memperbaiki naskah sesuai catatan revisi reviewer dan menyertakan matrik tanggapan (response to reviewers) dalam batas waktu yang ditentukan. Editor melakukan pemeriksaan kembali terhadap naskah yang direvisi.
5
Final Copyediting, Layout & Publishing (Penerbitan)
Naskah yang telah diterima secara final melewati tahap penyuntingan kebahasaan (copyediting), tata letak PDF (layout editing), pemeriksaan bukti cetak (proofreading), hingga dipublikasikan secara Open Access.
Komitmen kami pada proses penelaahan sejawat yang ketat merupakan jaminan kredibilitas ilmiah Jurnal Hadis Indonesia. Keputusan akhir atas penerbitan naskah bersifat independen dan sepenuhnya berada di bawah wewenang Dewan Redaksi berdasarkan rekomendasi ilmiah para reviewer.