Plagiarism Screening Policy

 

Plagiarism Screening Policy

Jurnal Hadis Indonesia (JHI)
Similarity Check < 20%
Pemeriksaan Plagiarisme Jaminan Orisinalitas Karyatulis Ilmiah

Jurnal Hadis Indonesia (JHI) menerapkan kebijakan ketat terhadap segala bentuk plagiarisme, fabrikasi, dan falsifikasi data. Setiap naskah yang dikirimkan wajib melewati tahapan skrening kesamaan teks (similarity check) menggunakan perangkat lunak Turnitin sebelum masuk ke tahap penelaahan sejawat (peer review).

Standar Toleransi & Software Deteksi

Batas Maksimal Similarity MAX 20%

Tingkat kemiripan teks (similarity index) keseluruhan Naskah tidak boleh melebihi 20%. Selain itu, tingkat kemiripan dari satu sumber tunggal dibatasi maksimal 3%.

Software Verifikasi TURNITIN

Verifikasi plagiarisme dilakukan secara otomatis dan manual oleh Tim Editorial menggunakan aplikasi Turnitin Plagiarism Checker dengan pengecualian daftar pustaka (exclude bibliography).

Self-Plagiarism RECYCLING

Penulis tidak diperkenankan melakukan pendauran ulang teks publikasi pribadi sebelumnya (text recycling/self-plagiarism) tanpa memberikan atribusi sitasi yang jelas dan tepat.

Tindakan Redaksi Berdasarkan Tingkat Kemiripan

Tingkat 1: Kemiripan ≤ 20% (Lolos Skrening)

Naskah dinyatakan memenuhi standar orisinalitas awal dan langsung diteruskan ke tahap penelaahan oleh Mitra Bebestari (Peer Reviewers).

Tingkat 2: Kemiripan 21% – 35% (Revisi Paraphrase)

Naskah dikembalikan kepada penulis untuk dilakukan pengubahan susunan kalimat (paraphrasing) dan penyempurnaan pengutipan dalam batas waktu yang ditentukan.

Tingkat 3: Kemiripan > 35% (Penolakan Langsung / Reject)

Naskah ditolak secara otomatis oleh Editor tanpa melalui proses penelaahan reviewer karena terindikasi memiliki tingkat plagiarisme tinggi.

Penulis sangat disarankan untuk memeriksa naskah mandiri secara mandiri menggunakan alat pemeriksa plagiarisme sebelum melakukan pengiriman pada sistem Online Submission JHI.