Jurnal Hadis Indonesia

 

Generative AI Policy

Jurnal Hadis Indonesia
COPE & WAME Compliant
IDStatus Kepengarangan AI Bukan Penulis / Co-Author
ENAI Authorship Status Not an Author / Co-Author
IDPrinsip Penggunaan Alat Bantu & Transparansi
ENUsage Principle Assistive Tool & Transparency
IDJurnal Hadis Indonesia mengakui peran teknologi kecerdasan buatan (Artificial Intelligence) dalam membantu penataan teknis tulisan. Mengingat kajian Hadis menuntut ketelitian sanad, keabsahan transmisi riwayat, dan keotentikan matan, JHI menetapkan batasan etis yang tegas mengenai penggunaan perangkat AI generatif dalam penulisan, penelaahan, dan penyuntingan naskah sesuai standar komite etika publikasi internasional (COPE).
ENJurnal Hadis Indonesia recognizes the role of Artificial Intelligence in assisting with technical writing arrangements. Given that Hadith studies demand sanad precision, narrator transmission validity, and matan authenticity, JHI establishes strict ethical boundaries regarding the use of generative AI tools in manuscript writing, reviewing, and editing in accordance with the standards of the international publication ethics committee (COPE).

3 Prinsip Utama Pemanfaatan AI Generatif

3 Main Principles of Generative AI Utilization

1. Larangan Kepengarangan AI
Prohibition of AI Authorship
NO AI AUTHOR
IDModel bahasa besar (LLM) seperti ChatGPT, Gemini, Copilot, atau Claude tidak dapat dicantumkan sebagai penulis atau rekan penulis. AI tidak memiliki kapasitas hukum untuk memikul tanggung jawab etis.
ENLarge Language Models (LLMs) such as ChatGPT, Gemini, Copilot, or Claude cannot be listed as authors or co-authors. AI lacks the legal capacity to bear ethical responsibility.
2. Batas Penggunaan yang Sah
Legitimate Use Limits
ASSISTIVE ONLY
IDPenggunaan AI hanya diizinkan untuk perbaikan keterbacaan bahasa, pengecekan tata bahasa, dan pengorganisasian teks. AI dilarang digunakan untuk merekayasa argumen orisinal atau mensintesis data riwayat turats.
ENAI use is only permitted for language readability improvement, grammar checking, and text organization. AI is prohibited from fabricating original arguments or synthesizing turats narrator data.
3. Tanggung Jawab Penulis
Human Accountability
ACCOUNTABILITY
IDPenulis manusia bertanggung jawab penuh atas kebenaran faktual teks, ketepatan sitasi kitab primer, ketiadaan plagiarisme, serta memastikan naskah bersih dari rujukan fiktif atau halusinasi AI.
ENHuman authors are fully responsible for the factual truth of the text, primary book citation accuracy, absence of plagiarism, and ensuring the manuscript is free of fictitious references or AI hallucinations.

Larangan Kerahasiaan bagi Reviewer & Editor

Confidentiality Prohibition for Reviewers & Editors

ID
Perlindungan Kerahasiaan Naskah

Mitra Bebestari (Reviewer) dan Dewan Editor dilarang keras mengunggah naskah yang belum terbit ke dalam sistem AI publik untuk keperluan meninjau naskah atau menyusun hasil telaah. Tindakan tersebut melanggar hak cipta penulis, kerahasiaan naskah penelaahan sejawat, dan keamanan data riset.

EN
Manuscript Confidentiality Protection

Peer Reviewers and the Editorial Board are strictly prohibited from uploading unpublished manuscripts into public AI systems for the purpose of reviewing the manuscript or compiling review results. Such actions violate the author's copyright, peer review confidentiality, and research data security.

Format Deklarasi Wajib Penggunaan AI

Mandatory AI Use Declaration Format

ID
Pernyataan Transparansi (Sebelum Daftar Pustaka):

"Dalam penyiapan artikel ini, penulis memanfaatkan perangkat [Sebutkan Nama Tool AI] sebatas untuk [Sebutkan Tujuan, misal: penyuntingan tata bahasa dan keterbacaan bahasa Inggris]. Penulis telah memeriksa, menyunting ulang hasilnya secara mandiri, dan bertanggung jawab penuh atas keseluruhan isi naskah."

EN
Transparency Statement (Before References):

"During the preparation of this work, the author(s) used [Name AI Tool] in order to [Reason, e.g., improve language grammar and readability]. After using this tool, the author(s) reviewed and edited the content as needed and take(s) full responsibility for the content of the publication."

IDKetentuan ini diterapkan untuk menjaga integritas keilmuan Hadis, orisinalitas analisis, serta akuntabilitas peneliti. Rincian pedoman penulisan lengkap dapat dibaca pada halaman Author Guidelines JHI.

ENThese terms are implemented to maintain the scientific integrity of Hadith studies, analytical originality, and researcher accountability. Full author guidelines can be read on the JHI Author Guidelines page.